FBTPI Bantu Warga Kampung Poglar Jakarta Barat

PK km

FBTPI Jakarta,Sabtu  ( 21/03).Anggota Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) PT. Karet Mas menggelar acara bakti sosial. Buruh-buruh yang belum lama ini memenangkan pesangon tersebut, menyisihkan sebagian dana pesangonnya untuk dibagikan ke warga sekitar pabrik yang membutuhkan.

Anggota FBTPI PT. Karet Mas berinisiatif melakukan penyaluran bantuan berupa uang. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas jumlah pesangon yang berhasil didapatkan sesuai ketentuan. Bakti sosial sekaligus menjadi wujud ucapan terimakasih kepada warga sekitar yang menunjukkan sikap positif selama perjuangan berlangsung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 19/3/2020, RT 01 Rw 05 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat di perkampungan sekitar lingkungan perusahaan. Kampung Poglar sendiri dikenal sebagai kawasan hunian kelas buruh dan kaum miskin perkotaan di wilayah barat Jakarta.

Di tengah kaum buruh terancam RUU Omnibus Law dan masyarakat dunia tengah memerangi virus covid-19, tindakan ini memberikan angin segar. Sikap solidaritas dan saling bantu sesama rakyat, menjadi tauladan untuk memperkokoh gerakan rakyat.

Pengumpulan sebagian uang pesangon ini dilakukan secara kolektif jauh-jauh hari sebelumnya. Kepemimpinan komisariat FBTPI PT. Karet Mas masih berjalan, terus mengupayakan agar penggalangan dana sosial ini dapat berlangsung sukses. Berkat rasa solidaritas yang memang telah dipupuk lama, program itu bisa terlaksana.

Tri Sutrisno selaku pimpinan Komisariat SBAI-FBTPI PT. Karet Mas menyatakan,”Kami ingin berbagi. Khususnya untuk anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kita berikan langsung kepada yang membutuhkan. Warga disini baik kepada kami. Mendukung perjuangan kami selama pemogokan. Sudah menjadi kewajiban kami untuk kemudian membalas kebaikan tersebut.”ungkapnya.

Proses perjuangan telah banyak memberikan pelajaran berharga. Organisasi terus berupaya memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas. Semangat gotong-royong tumbuh, baik ketika sedang dalam proses perjuangan, maupun setelah memperoleh hasil.

Herry Efendi, salah satu pengurus Komisariat mengungkapkan,”Sejauh ini ada 85 anak yatim piatu yang bisa kami jangkau. Mereka tinggal di kampung ini, lingkungan dekat perusahaan. Kami juga prihatin terhadap mewabahnya virus Covid-19. Masyarakat dan buruh pabrik yang tetap bekerja untuk menyambung hidup. Semoga kegiatan sosial ini bisa sedikit meringankan”.ujarnya.

Bu sani, mewakili warga, menyatakan apresiasinya atas kegiatan sosial tersebut.”Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas sumbangan yang telah di berikan oleh teman-teman FBTPI PT.Karet Mas. Semoga amal baiknya diterima oleh Tuhan. Semoga kedepannya sukses selalu.”katanya.Rep mar

 

Mungkin Anda Menyukai