DISKUSI MATARANTAI SAWIT BARENG FBTPI DAN LIPS

 

 

 

 

FBTPI JAKARTA,24 Nov. Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia Sektor Aneka Industri mengadakan diskusi di sekretariat Jl.Jampea Lorong 20 Koja Jakarta Utara dengan rekan-rekan Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) “terkait persoalan mata rantai sawit di Indonesia “minyak sawit adalah minyak nabati yang di dapatkan dari mesocarp buah pohon kelapa sawit,  Industry pengolahan  sawit meliputi perkebunan,pabrik ekstraksi dan refinery,banyak perusahaan hanya refenery dimana salah satu basis Sektor Aneka Industri FBTPI satu kawasan di Marunda diantaranya : PT.Asianagro Agungjaya,PT.DuaKuda Indonesia dan PT.Orson Indonesia yang mengelolah proses produksi CPO  ( crude palm oil) yang merupakan minyak kelapa sawit mentah yang diperoleh dari hasil ekstraksi atau dari proses pengempaan daging buah kelapa sawit dan belum mengalami permurnian.minyak sawit biasanya digunakan untuk kebutuhan bahan makanan,industri kosmetik,industri kimia,dan industri pakan ternak.

banyak perkebunan rakyat dibeli oleh perusahaan_perusahaan besar,karena salah satu industri kunci  untuk perekonomian .rantai pasok kelapa sawit   merupakan bagian dari rantai perdagangan sebagian besar hasil produksi di ekspor ke eropa dan timur tengah serta pangsa pasar lokal

Fahmi Panimbang Lips mengatakan”semakin kita tahu antar hubungan rantai pasok karena berhubungan dengan bayer besar kita bisa bangun solidaritas”ungkapnya

dalam diskusi ini merupakan program dari Transnasioanl Palm oil Labour Solidarity ( TPOLS ) di gagas dari beberapa Negara penghasil sawit dan konsumen  serta pekerja –pekerja di sektor ladang sawit ( perkebunan) dan proseses produksinya.  

Emo perwakilan dari pt.Duakuda Indonesia “dalam diskusi ini saya berharap agar ada jaringan global yang terhubung dari perkebunan dan sektor proses industri,agar terbangun solidaritas ketika ada persoalan pada pekerja dan agar ada tindak lanjutnya dalam diskusi ini “ujarnya

dimana tingkat resiko kesehatan  pekerja  pada proses produksi  terutama pada bahan campuran produksi, perusahaan hanya setahun sekali lakukan medical checkup untuk mengetahui para pekerja terindikasi kena atau tidak terpapar zat kimia tersebut.red mar

Mungkin Anda Menyukai