ALIANSI SERIKAT TKBM PELABUHAN TANJUNG PRIOK KONFERENSI PERS MENOLAK PENCABUTAN SKB 2 DIRJEN DAN 1 DEPUTI SERTA SIMON TKBM

Foto : Pernyataan sikap Aliansi Serikat TKBM Pel.Tanjung Priok.
Foto : Pernyataan sikap Aliansi Serikat TKBM Pel.Tanjung Priok.

Sekitar kurang lebih 200 Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ) Pelabuhan Tanjung Priok melakukan  kegiatan KONFERENSI PERS di kantor Koperasi Karya Sejahtera  ‘’ Jl.Pasoso Pelabuhan Tanjung Priok  menolak keras pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi tahun 2011 tentang Penataan Dan Pembinaan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ) di Pelabuhan

Organisasi serikat tersebut tergabung di dalam aliansi Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat seperti : PC.FSPTI-KSPSI,PC.FSPMI-KSPSI,DPC.SBPI-SBMNI,STKBM-FBTPI,FSBTN,SPKTPTP-KSPSI bersama Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok-Jakarta Utara,pada Kamis 21/7/22.

Karyudi selaku koordinator acara menyampaikan ‘’khawtir pencabutan SKB tersebut mengancam keberadaan koperasi yang menaungi serikat buruh/pekerja dan kami juga menolak rencana pemberlakuan Sistem Monitoring TKBM yang tidak mendasar’’tegasnya pada awak media.

Bahwa SKB 2 Dirjen 1 Deputi tahun 2011bertujuan untuk menjamin terselenggaranya peningkatan kinerja ,kesejahtera dan perlindungan kerja TKBM.

Lanjutnya ‘’seharusnya pemerintah mengambil langkah koreksi dan solusi bukan pencabutan’’ujarnya Karyudi pada kamis 21/7/22.

Rencana Tenaga Kerja Bongkar Muat akan melakukan mogok kerja di pelabuhan Tanjung Priok namun di seluruh pelabuhan.‘’Ancaman itu dilontarkan imbas rencana pemerintah yang bakal mencabut SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Koperasi Tenaga dan menerapkan Sistem Monitoring TKBM.

 bahwa pencabutan SKB 2 Dirjen 1 Deputi adalah bentuk Liberalisasi Pelabuhan Memberangus Koperasi TKBM,seharusnya pemerintah menata perbaikan pengelolaan koperasi  agar lebih baik dan anggotanya lebih sejahtera,

 

Mungkin Anda Menyukai