BURUH PT. TRIMAXINDO INTERNASIONAL DI HALANGI BERSERIKAT HINGGA DI PHK

Aksi Buruh Pt.Trimaxindo Internasional di Ruko Latumenten Indah No.39 D, Jalan Raya Prof Latumenten, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat.pada kamis 15/4/21
Aksi Buruh Pt.Trimaxindo Internasional di Ruko Latumenten Indah No.39 D, Jalan Raya Prof Latumenten, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat.pada kamis 15/4/21

Kurang lebih 40 buruh PT. TRIMAXINDO INTERNASIONAL INDONESIA (PT. TII),melakukan aksi Demontrasi pada Kamis, 15/4/2021,di Ruko Latumenten Indah No.39 D, Jalan Raya Prof Latumenten, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat.perusahan tersebut memproduksi pengadaan  tinta printer.

Dalam  Aksi tersebut para buruh menuntut agar pihak perusahaan :

  1. Pekerjaan kembali 18 orang pengurus dan angota SBAI – FBTPI yang di rumahkan.
  2. Bayarkan upah kurang bayar tahun 2012 s/d 2021.
  3. Bayarkan upah proses 18 karyawan selama dirumahkan
  4. Berikan kebebasan berorganisasi/ berserikat di PT. Trimaxindo Internasional
  5. Aktifkan kembali BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenaga Kerjaan.

 Pri Raharjo pengurus serikat SBAI-FBTPI (Serikat Buruh Aneka Industri – Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia) mengatakan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) yang di lakukan pihak perusahaan berawal dari kami para buruh melayangkan surat pemberitahuan pendirian serikat ,kemudian pihak perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK )sepihak sebanyak  18 orang tidak diperbolehkan bekerja.

“Gaji kami  dibawah standart Upah Minimum Provinsi ( UMP) Jakarta,dan  Jamsostek/BPJS juga di non aktifkan menurut kami bahwa selama belum adanya putusan pengadilan terkait PHK maka pihak perusahaan wajib mengaktifkan,” ucapnya Pri.

Sementara itu, Sunaryo salah satu buruh yang bekerja sudah sekitar 5 tahun menuturkan bahwa kami sudah mediasi di Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat,hingga turunnya Nota Penetapan terkait tuntutan kami“saya berharap agar pihak perusahaan menjalankan Nota Penetapan tersebut ,” tegasnya,

“Pada dasarnya keinginan para buruh maunya ada kesapakatan, tapi kalau tidak ada kami akan terus menuntut hak kami, ” Ucap naryo pada Kamis,15/4/21

Hal yang sama juga di sampaikan  Muhamad Haerul Andri  Dewan Pimpinan Pusat SBAI-FBTPI (Serikat Buruh Aneka Industri – Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia)Departemen  Hukum dan Advokasi mengatakan, ini adalah akumulasi kekecewaan akibat sikap abai pimpinan PT. Trimaxindo Internasional., “pengurus dan anggota nya terus akan melakukan aksi sampai tanggal 17 April dan akan berkonsolidasi dengan Serikat Buruh Aneka yang tergabung di FBTPI akan membawa massa lebih besar lagi walaupun di tengah bulan puasa ini serta akan mendirikan tenda juang di depn perusahaan,”tegasnya.Andri pada Kamis,15/4/21

 

 

Mungkin Anda Menyukai