BURUH BERJUAL MANGGA UNTUK DANA JUANG

foto: saat berjualan mangga di depan perusahaan ( senin ,15/11/2021)
foto: saat berjualan mangga di depan perusahaan ( senin ,15/11/2021)

Kebutuhan hidup ditengah Kota Jakarta menuntut harus menghidupkan dapur di rumah, hal ini yang dilakukan oleh para buruh PT.Daya Radar Utama – Jakarta di Jl. RE Martadinata Volker Tanjung Priok- Jakarta Utara karena pemutusan hubungan kerja ( PHK) sepihak.

 Sekitar kurang lebih 70 orang buruh yang tergabung dengan Serikat Buruh Pelabuhan Nusantra  ( SBPN ) yang berafliasi dengan Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia ( FBTPI ) saat ini masih bertahan di depan perusahaaan karena pihak perusahaan belum menyelesaikan persoalan tersebut.

para buruh berinisiatif secara kolektif mengumpulkan dana untuk berjualan mangga jenis mangga yang di jual diantaranya : Mangga Indramayu Dan Harum Manis

kisaran harga yang di jual Rp,-10.000,/perkilo,mereka membeli langsung dari pemilik pohon di Indramayu karena sebagian buruh yang di PHK sepihak dari perushaan Daya radar utama bertempat tinggal di kabupaten Indramayu

Rasta ketua Serikat SBPN -FBTPI PT.Daya Radar Utama-Jakarta mengungkapkan ”saya berinsiatif mengumpulkana dana bersama rekan- rekan untuk berjualan mangga untuk dana tambahan kami mogok kerja.

lanjutnya’karena pihak perusahaan belum memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persaoalan kawan-kawan kami,demi menutupi kebutuhan hidup sehari- hari kami berdagang menjual mangga dengan keuntungan untuk keperluan kami selama menunggu proses penyelesain tersebut’ ungkapnya.pada selasa,16/11/2021

selama hampir Lima bulan lebih para buruh PT.Daya Radar Utama Jakarta masih bertahan di depan perusahaan,mereka menggap bahwa pemutusan hubungan kerja yang dilakukan pihak perusahaan secara sepihak tidak sesuai dengan peraturan perundangan ketenagakerjaandimana persoalan ini terjadi paskah para buruh berserikat.

hal yang sama juga di sampaikan Jimmy ”bahwa proses pengaduan kepangawasan ketenagakerjaan terkait upah dibawah UMP DKI Jakarta  dan tripartit di Sudinaker Jakarta Utara sudah di lakukan menunggu surat anjuran,serta terkait pengaduan pidana yaitu upah di bawah UMP kami laporkan Kepolisian Resort KP3 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.”terangnya pada selasa,16/11/2021

”Kami berharap kepada pihak terkait instansi penegak hukum dan pemerintah khususnya Sudinakertrans Jakarta Utara agar bekerja secara profesoional,ujarnya Jimmy

hingga saat ini para buruh PT.Daya Radar Utama sebanyak 70 orang masih bertahan di depan perusahaan.red mrl

 

Mungkin Anda Menyukai