Serikat Pekerja Bank Permata Dukung Mogok AMT

DUKUNGAN MOGOK KERJA AWAK MOBIL TANGKI PERTAMINA

Disaat pemerintah berupaya menggenjot produktivitas dunia usaha dengan prinsip kerja kerja dan kerja untuk membawa Indonesia kepada level yang lebih tinggi, seharusnya tidak bisa menjadi alasan bagi siapapun untuk mengesampingkan peraturan dan ketentuan yang berlaku demi peningkatan produktivitas dan keuntungan Perusahaan, dan masa bodoh terhadap sisi kemanusiaan, seperti halnya yang dialami oleh para awak mobil tangki pertamina.

Serikat Pekerja Bank Permata (SPBP) turut prihatin dan dapat mengerti dengan kondisi kerja yang dihadapi rekan Awak Mobil Tangki Pertamina, Tidak adanya Jaminan Kesehatan yang memadai meskipun setelah bertahun-tahun bekerja, Bekerja tanpa Upah Lembur meski telah bekerja lebih dari 12 jam, biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja harus ditanggung sendiri, bertahun-tahun hanya menjadi buruh kontrak tanpa kepastian dan jaminan kerja serta berbagai pelanggaran lainnya. Dan Akhirnya yang paling parah dan menyakitkan adalah terjadinya pemecatan sekitar 300 orang awak mobil hanya melalui pesan singkat SMS, tanpa alasan dan penjelasan apapun, karena tindakan manajemen tersebut tidak hanya melanggar peraturan ketenagakerjaan, namun telah mencederai harga diri Pekerja sebagai Manusia yang harus di hargai hak-hak nya.

Atas pertimbangan Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Perusahaan, dan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Serikat/Federasi Pekerja, namun tidak mendapat tanggapan serius dari Perusahaan, SPBP – Serikat Pekerja Bank Permata mendukung langkah mogok kerja nasional yang dilakukan para awak mobil tangki pertamina di bawah koordinasi Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) yang diadakan pada tanggal 19 Juni tepat pukul 00.00 wib untuk wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera dan Sulawesi.

Sebagai Serikat Pekerja sektor Perbankan yang berada dalam aliansi Gerakan Buruh Untuk Rakyat (GEBRAK), Serikat Pekerja Bank Permata mengajak kepada seluruh pekerja perbankan dan pekerja sektor jasa & keuangan lainnya untuk mendukung perjuangan para awak mobil tangki pertamina, tidak menyalahkan mereka dan mengantisipasi dengan menghindari kondisi kekurangan BBM atas potensi lumpuhnya distribusi BBM untuk wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera dan Sulawesi menjelang mudik Lebaran 2017.

Serikat Pekerja Bank Permata menuntut agar pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengambil alih proses dialog berdasarkan prinsip-prinsip keterbukaan dan pendekatan-pendekatan persuasif agar diperoleh solusi terbaik bagi semua pihak, dan tercipta hubungan kerja yang harmonis antara Manajemen Perusahaan dan Karyawan.

Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat!

Nara Hubung : Ferdy Adelex – Ketua Bidang Komunikasi DPP SPBP (HP 08112937053/ 0817714567)

 

Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai

Pin It on Pinterest