“Zombi” Bersiap Kepung Istana Presiden

Jakarta – Hari ini Selasa, 10 Oktober 2017, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia ( KPBI ) menggelar konferensi pers di gedung LBH Jakarta. Konferensi pers yang juga di ikuti beberapa organisasi ini terkait dengan rencana longmarch ratusan Awak Mobil Tangki Pertamina yang akan dilakukan mulai tanggal 13 Oktober nanti. “Para “Zombi” akan melakukan longmarch dari Bandung menuju Jakarta dan menuntut kepada Presiden Jokowi untuk segera mengambil tindakan menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi oleh Awak Mobil Tangki Pertamina”. Demikian ucap Nuratmo usai konferensi pers.

Konferensi pers yang dilakukan KPBI bersama LBH Jakarta, KASBI, GSBI, KPA, SMI, SP Bank Permata dan Politik Rakyat ini bertujuan untuk menjelaskan kepada publik terkait rencana Awak Mobil Tangki Pertamina yang akan melakukan longmarch dari Bandung menuju Istana negara jakarta. Longmarch sejauh kurang lebih 150 kilometer ini dilakukan oleh para Awak Mobil Tangki Pertamina sebagai bentuk perjuangan yang mereka upayakan dalam rangka untuk mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja yang selama ini tidak diberikan oleh perusahaan BUMN tempat mereka bekerja.

Dalam Longmarch tersebut nantinya para AMT Pertamina akan berpakaian seperti layaknya zombi untuk menggambarkan betapa penderitaan yang mereka alami selama ini di tempat kerjanya benar-benar diluar kemanusiaan. Mereka merasa tidak dihargai nyawanya oleh perusahaan BUMN tersebut meskipun sudah mengabdikan diri selama belasan tahun untuk memajukan perusahaan. Para buruh dari 9 depot Pertamina di tanah air itu menamakan gerakan perlawanan ini sebagai long march zombi. “Zombi adalah cerminan mayat hidup. Sudah hampir 5 bulan tidak dapat gaji,” kata Ketua AMT Pertamina depot Plumpang, Nuratmo pada Selasa 10 Oktober 2017.

Selain itu, zombi juga merupakan simbol matinya hukum di Indonesia. “Sudah ke mana-mana kita nuntut, ke kementerian, DPR, dan sebagainya tapi tidak direspon,” ungkapnya. Padahal, nota pemeriksaan Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Utara dan nota pemeriksaan khusus dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur sudah menyimpulkan outsourcing di Pertamina ilegal. Karenanya seluruh AMT Pertamina harus diangkat menjadi pekerja tetap di lingkungan kerja pertamina. Baik di PT. Pertamina Patra Niaga maupun di PT. Elnusa.

Nantinya akan ada 50 buruh yang akan berangkat longmarch dari Bandung hingga Jakarta. Dan begitu menginjak Jakarta longmarch akan diikuti oleh seluruh anggota AMT Pertamina dari 9 Daerah di Indonesia tersebut. Peserta longmarch ini merupakan bagian dari setidaknya 1095 buruh PT.Pertamina Patra Niaga dan PT.Elnusa Petrofin yang berbulan-bulan ditelantarkan oleh perusahaan setelah para buruh meminta haknya seperti yang telah diatur oleh UU Ketenagakerjaan. Kedua anak perusahaan dari PT.Pertamina tersebut tidak membayar upah lembur bertahun-tahun, melakukan PHK ilegal, bahkan melalui SMS, karena para buruh berserikat dan melawan sistem kerja mematikan. Di Jabodetabek saja, empat buruh tewas terpanggang dalam tiga tahun terakhir akibat jam kerja berkepanjangan.

Nuratmo menegaskan persiapan long march bagi 50 orang tersebut hampir 100 persen. Aksi ini rencananya akan bermuara di Istana Negara karena Presiden Joko Widodo dianggap yang paling bertanggung jawab atas mewabahnya sistem outsourcing di BUMN.

Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyebut aksi ini merupakan kelanjutan dari mogok kerja pada arus mudik dan balik lebaran 2017 tersebut. KPBI adalah konfederasi payung dari Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) tempat para buruh bernaung. “Apa yang terjadi di AMT ini sudah sekian lama tidak ada kemajuan dari berbagai instansi yang kita harapkan bisa menyelesaikan persoalan ini. Long march ini adalah upaya buruh mencari keadilan yang terus berlangsung,” ungkapnya.

Pada 6 Juli 2017, Kementerian Tenaga Kerja sempat berkomitmen untuk menutup vendor-vendor outsourcing transportasi BBM di Pertamina. Ini karena penggunaaan alih daya untuk pekerjaan yang bersifat produksi inti tersebut menyalahi peraturan. Namun, hingga kini tidak ada langkah kongkrit untuk mengeksekusi komitmen tersebut.

Ilhamsyah menegaskan sistem kerja outsourcing ilegal di BUMN menyebabkan para buruh tidak terlindungi. Buruh kerap tidak menerima upah minimum, tidak ada kepastian kerja, dan tanpa perlindungan sosial seperti BPJS ketika mencari nafkah. “Long march ini juga untuk membuka mata publik. Tidak hanya di pertamina, hampir di semua BUMN yang ada,” protesnya.

Ilhamsyah menyimpulkan Presiden Joko Widodo seharusnya bisa menuntaskan pelanggaran Undang-undang Tenaga Kerja oleh perusahaan-perusahaan negara itu. “Bagaimana presiden ambil bagian, mewujudkan janjianya untuk hadir. Apalagi, ini persoalan BUMN di mana presiden punya kewenangan,” ujarnya.

Selain itu, buruh AMT juga sudah mengantongi sejumlah dukungan dari kelompok buruh dan kelompok Tani. Dengan begitu, sejumlah penyambutan akan dilakukan selama rombongan tersebut berjalan kaki.

Pada November 2016 dan Juni 2017, para buruh AMT dari berbagai depot di tanah air tersebut melakukan mogok kerja untuk menolak sistem outsourcing. Sistem ini mengurangi daya tawar buruh sehingga mereka harus bekerja lebih 12 jam sehari. Kelelahan dan tanpa uang lembur ini membuat para supir tangki mudah terbakar dan rentan kecelakaan.

Perusahaan BUMN lain yang perlu pembenahan adalah PTPN dan Perhutani. Sekjend KPA – Dewi Kartika menyatakan bahwa selama puluhan tahun kedua BUMN ini menyimpan potensi kerugian negara. Banyak HGU-HGU yang telah habis sejak belasan sampai puluhan tahun tetapi tetap diusahakan tanpa jelas kontribusinya pada pendapatan negara.

Bahkan banyak kasus terjadi dengan pemindahtanganan Hak Guna Usaha dan perubahan HGU menjadi HGB bahkan Hak Milik. Perusahaan perkebunan BUMN dan juga Perhutani telah mengklaim tanah-tanah yang sesungguhnya milik masyarakat. Alih-alih memberikan kontribusi pada pendapatan negara, perusahaan-perusahaan perkebunan ini justru seringkali menimbulkan biaya sosial yang cukup besar berupa konflik-konflik agraria dan kriminalisasi pada masyarakat. (AI)

Mungkin Anda Menyukai