PT. DKI Kembali Umbar Janji, Buruh Tetap Mogok

Jakarta – Ratusan buruh PT. Dua Kuda Indonesia (PT. DKI) yang beralamat di Jl. Madiun Blok C 2 No.11-13, KBN Marunda, Cilincing – Jakarta Utara, yang hari ini melakukan unjuk rasa di kantor Suku Dinas Tenaga Kerja (Sudinaker) Jakarta Utara menyatakan akan terus melakukan pemogokan sampai tuntutan mereka terpenuhi. “ Hari ini perusahaan belum memenuhi semua tuntutan, hanya berjanji membayar upah lembur Office Boy (OB) saja. Jadi kita akan tetap melanjutkan pemogokan sampai semua tuntutan terealisasi”. Demikian disampaikan Zainal “Salman” Abidin, ketua Pengurus Pusat Serikat Buruh Aneka Industri (PP SBAI) dalam orasinya di hadapan ratusan massa yang menduduki kantor Sudinaker Jakarta Utara sejak pagi.

Hari ini, 17 November 2017, Kepala Sudinaker Jakarta Utara memanggil kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi terkait dengan pelanggaran ketenagakerjaan yang memicu terjadinya pemogokan di PT. DKI. Namun dalam mediasi kali ini, belum ada titik temu antara kedua belah pihak. 

Para buruh PT. DKI yang tergabung dalam SBAI-FBTPI ini menuntut kepada perusahaan untuk diangkat menjadi pekerja tetap karena jenis pekerjaan yang dilakukan bukan jenis pekerjaan yang bisa dikontrak. Buruh menganggap bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 59 UU Ketenagakerjaan tahun 2013. Mereka juga meminta kepada perusahaan untuk membayarkan rapelan upah lembur yang selama ini tidak pernah dibayarkan, mengangkat seluruh pekerja kontrak menjadi karyawan tetap dan mempekerjakan kembali para buruh yang diputus kontraknya. Selain itu, perusahaan juga dituntut untuk membayar THR sesuai aturan.

Karena dalam mediasi yang  berlangsung dari pukul 10.00 wib hingga pukul 11.00 wib ini belum menghasilkan kesepakatan, pihak Sudinaker Jakarta Utara kembali mengagendakan mediasi pada tanggal  6 Desember 2017. (AI)

Mungkin Anda Menyukai