PT. DKI BELUM PENUHI TUNTUTAN, MOGOK BURUH BERLANJUT

Jakarta – Menginjak hari ke 12 (dua belas) pemogokan buruh PT. Duka Kuda Indonesia (PT. DKI), perusahaan belum juga memenuhi tuntutan para buruhnya. Hal ini membuat para buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Aneka Industri – Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBAI – FBTPI) tetap bertekad melanjutkan pemogokannya.

Salman panggilan akrab Zainal Abidin ketua Pimpinan Pusat SBAI saat ditemui di sela-sela mendampingi pemogokan menegaskan bahwa pemogokan akan terus berlanjut sampai semua tuntutan dipenuhi. “ Selama perusahaan belum memenuhi tuntutan anggota kita, maka pemogokan ini akan terus berlanjut”, tegasnya.

Menurut Salman, hari ini ada upaya perundingan lagi ditengah pemogokan, pihak perusahaan mengharapkan para buruh untuk bekerja dulu sedangkan kasus diserahkan ke Suku Dinas Tenaga Kerja (Sudinaker) Jakarta utara untuk tetap diproses. Hal ini ditolak oleh pihak buruh, karena perusahaan belum memenuhi tuntutan. “ Upaya perundingan dan mediasi bisa terus berjalan, dan mogok tetap dilanjut hingga tuntutan terpenuhi”, demikian ungkap Salman kepada perwakilan perusahaan dalam forum tersebut. Perundingan yang juga disaksikan oleh pihak kepolisian ini berlangsung hari ini, 20 November 2017, sekitar pukul 11.15 wib.

Seperti kita ketahui para buruh PT. DKI yang tergabung dalam SBAI-FBTPI ini menuntut kepada perusahaan untuk diangkat menjadi pekerja tetap karena jenis pekerjaan yang dilakukan bukan jenis pekerjaan yang bisa dikontrak. Buruh menganggap bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 59 UU Ketenagakerjaan tahun 2013. Mereka juga meminta kepada perusahaan untuk membayarkan rapelan upah lembur yang selama ini tidak pernah dibayarkan, mengangkat seluruh pekerja kontrak menjadi karyawan tetap dan mempekerjakan kembali para buruh yang diputus kontraknya. Selain itu, perusahaan juga dituntut untuk membayar THR sesuai aturan. (AI)

Mungkin Anda Menyukai