Pengawas lamban, APBJ serbu Disnaker provinsi

Surabaya (30/08/2017) sekitar lebih dari 60 buruh yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Buruh Jawa Timur (APBJT) melakukan aksi massa didepan kantor Dinas Ketenagakerjaan Provinsi (Surabaya) karena setiap pelaporan permasalahan tentang ketenagakerjaan pihak Disnaker Provinsi lamban dalam menanggapi laporan, bahkan seringkali proses dipersulit.

Sejak pukul 10.30 massa aksi berkumpul di Cito dilanjutkan dengan longmarch menuju ke kantor dinas ketenagakerjaan provinsi. Massa aksi tiba didepan gedung disnaker pada pukul 11.00, dilanjutkan dengan orasi politik dan penyampaian tuntuan didepan gedung dinas ketenagakerjaan provinsi.

Menurut Pak Agus salah satu massa aksi dari Banyuwangi, “kami akan terus mengawal dan akan memperjuangkan hak kami dan mendesak disnaker prov. Jawa timur, karena masih tidak ada SOP yang jelas, dan permasalahan BPJS yang masih belum terbayarkan sepenuhnya oleh perusahaan, dan permasalahan sistem kerja outsourcing yang tak kunjung terselesaikan” ujar nya ketika ber orasi di hadapan massa aksi.

Hasil perundingan “pihak disnaker provinsi akan memanggil semua korwil pengawasan dikota/kabupaten jatim pada selasa, 5 september 2017 pukul 08.00, untuk menindaklanjuti semua kasus-kasus yang kita adukan yang molor dipengawasan agae segera diselesaikan” setidaknya ada 3 kasus pelanggaran Hak Normatif yang telah dilaporkan yaitu kasus PT. Berlian Anugrah Transportasi, PT. Pertamina Patra Niaga, dan PT. Duta Lestari Sentratama. (disampaikan oleh bung Afik)

Dan aksi yang berlangsung dengan tertib ini membubarkan diri pada pukul 14.00 setelah hasil perundingan di sosialisasikan kepada massa aksi.

Reportase lapangan

Mungkin Anda Menyukai