Buruh PT. Dua Kuda Indonesia Demo Tolak Upah Padat Karya

Jakarta – Hari ini Sabtu, 25/Nov/2017 sekitar pukul 09.00 wib, puluhan orang buruh dari PT. Dua Kuda Indonesia yang berlokasi di KBN Marunda, Jakarta melakukan unjuk rasa menolak upah murah dan menuntut dihapuskannya upah padat karya.

“Hari ini kami akan bergabung dengan kawan-kawan buruh dari berbagai organisasi yang terafiliasi dalam Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menolak upah murah dan untuk dihapuskannya upah padat karya.” Ucap Salman Ketua Pimpinan Pusat Serikat Buruh Aneka Industri (SBAI).

Menurut Salman, aksi hari ini bertepatan dengan peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan. Lebih lanjut dia menjelaskan “ upah murah adalah bentuk kekerasan terhadap buruh-buruh perempuan. Buruh diperas keringatnya tapi upahnya sangat murah, ini tidak adil dan menyakiti rasa keadilan.”

Seperti kita ketahui bersama, buruh PT. Dua Kuda Indonesia saat ini sedang melakukan mogok kerja di pabrik yang memproduksi bahan dasar kimia itu. Buruh PT. Dua Kuda Indonesia ini melakukan mogok kerja akibat upaya perundingan bipartit yang mereka tempuh telah menemui jalan buntu. Mereka menuntut : jalankan struktur dan skala upah yang berkeadilan, bayarkan upah lembur kepada buruh yang telah melakukan kerja lembur, dan pekerjakan kembali para buruh kontrak yang sudah diputus kontrak serta angkat semua pekerja kontrak untuk menjadi karyawan tetap. 

Bagi Salman, sistem upah padat karya, upah minimum pedesaan, upah buruh magang adalah model pembodohan dan penjajahan rezim yang berkuasa hari ini. Sistem pengupahan yang bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan 13/2003 ini dinilai hanya akal-akalan pemerintah untuk memberi upah murah kepada buruh demi menarik para investor. Akibatnya buruh kembali dijadikan tumbal oleh penguasa negeri ini. Inilah fakta kebijakan ekonomi politik yang dijalankan rezim Jokowi-Jusuf kalla yang hanya pro pengusaha.

Sehingga tidak ada alasan lagi bagi buruh untuk tidak bersatu menolak kebijakan yang menyengsarakan kaum buruh ini. “Buruh harus menyatukan seluruh kekuatannya dimanapun berada, menyatukan geraknya demi menegakkan harkat dan martabat sebagai buruh indonesia dan menuntut dihapuskannya sistem upah murah di Indonesia.” Ujar Salman yang memimpin pergerakan massa dari PT. Dua Kuda Indonesia.

Para buruh dari berbagai organisasi diantaranya yang tergabung dalam KPBI, Perempuan Mahardhika, Jala-PRT, Pokja Perempuan dan beberapa organisasi lainnya bergerak dari berbagai titik kemudian bersama-sama menuju ke Balai Kota Jakarta dan berikutnya akan menuju ke Istana Wakil Presiden. (AI)

 

Mungkin Anda Menyukai