FBTPI GELAR PENDIDIKAN RUTIN UNTUK ANGGOTA

Dewan Pimpinan Pusat Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (DPP FBTPI), jalan lorong 20 koja Jakarta utara. Mengadakan kembali program pendidikan diskusi politik rutin satu bulan dua kali untuk anggota nya dari masing-masing serikat buruh aneka (SBAI, SBTPI, SBPN dan SBDP) di Sekretariat DPP FBTPI. Kepesertaan pendidikan rutin ini khusus untuk para pimpinan komisariat dan unsur maju, dengan tujuan untuk menambah ilmu dan wawasan anggota sekaligus untuk menciptakan kader-kader sebagai re-generasi kestrukturan Organisasi kedepannya.

Dengan pemantik Ilham Syah (Ketua Umum KPBI) sebelum memulai pendidikan beliau menyampaikan “Pendidikan ini akan kita kembali programkan dan harapannya seluruh Pimpinan Komisariat dan Seluruh Unsur maju Anggota SBA FBTPI bisa ikut terlibat aktif didalam agenda atau program-program yang sudah diputuskan bersama dan diselenggarakan oleh Pengurus pada DPP FBTPI” ujarnya

Diskusi dimulai oleh Ilham Syah dengan seputar pertanyaan “Sejauh mana yang dirasakan proses selama ini ?Apa akar masalah dari semua ini ? Mengapa permasalahan selalu muncul, belum kelar permasalahan yang satu timbul lagi permasalahan baru”. Pertanyaan tersebut dijawab satu persatu oleh para peserta pendidikan, dari sekian banyak jawaban dari para peserta pendidikan, akar permasalahannya ada di sistem pemerintahan dan kesadaran.

Dimana sistem Kapitalisme yang selama ini mempengaruhi setiap kebijakan dari pemerintah, tidak menguntungkan bagi kaum buruh, tani, rakyat miskin kota dan nelayan, yang hanya menguntungkan pemodal. Sehingga, membuat sangat sulitnya kesadaran masyarakat terbangun dan sangat enggan untuk terlibat aktif dalam mencari akar dari permasalahan yang dihadapi rakyat pada umumnya, rakyat hanya bisa pasrah dan menerima nasib yang sudah diberikan dalam kehidupannya karena memang semuanya sudah dikuasai oleh para Kapitalis yang ada.

Ari peserta pendidikan mengatakan’ karena setiap kebijakan yang diambil dan diputuskan tak luput dari politik, pendidikan ini menambah pengetahuan dan kesadaran kita untuk lebih peduli terhadap organisasi dan hak-hak kita sebagai kaum buruh dan kesejahteraan sangat penting’ ungkapnya.

Para peserta pendidikan bersepakat akan terlibat hadir dalam pendidikan lanjutan yang di agendakan dan berupaya untuk mengajak kawan-kawan unsur maju untuk mengikuti pendidikan diskusi politik yang diagendakan. (Mar)

 

Mungkin Anda Menyukai