Mahasiswa Malang Dukung AMT Sampai Menang

Malang — Solidaritas untuk perjuangan awak mobil tangki (AMT) Pertamina terus mengalir dari berbagai daerah, salah satunya datang dari Malang. Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Komite Bersama Pemuda Mahasiswa Malang melakukan konsolidasi yang bertujuan untuk membantu perjuangan AMT.

Dalam konsolidasi yang dilakukan Senin 17 Juli 2017, dihadiri oleh perwakilan dari Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) yaitu Afik Irwanto selaku Departemen Advokasi DPP FBTPI dan M. Imam Muzaqqi sebagai ketua DPW FBTPI Jawa Timur.

Konsolidasi sekitar 3 jam itu membahas kondisi AMT pasca aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. Serta merumuskan langkah ke depan untuk mendukung sampai tuntutan AMT terpenuhi.

Afik irwanto menyampaikan bahwasankondisi AMT pasca aksi unjuk rasa di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membutuhkan dukungan yang besar terutama dari kawan-kawan mahasiswa untuk mengawal hasil perundingan pada aksi unjuk rasa tersebut.

Seperti yang diketahui bersama, aksi unjuk rasa AMT di Kemenaker pada tanggal 6 juli 2017 mendapatkan hasil positif. Kemenaker akan menindaklanjuti nota pemeriksaaan khusus kedua di Sudinaker Jakarta Utara dengan mengeluarkan surat rekomendasi kepada semua disnaker kota/kab di 10 depot. Rekomendasi itu berisi pencabutan sementara izin operasional semua vendor PT. Pertamina Patra Niaga selama kasus ini dalam proses pemeriksaan Kemenaker.

“Kami akan mengawal surat rekomendasi dari Kemenaker kepada Dinas Ketenagakerjaan di masing-masing depot, sampai tuntutan AMT dapat terpenuhi,” kata Afik.

Dalam konsolidasi ini, Komite Bersama Pemuda Mahasiswa Malang menyatakan akan terus terlibat secara aktif dalam perundingan tersebut terutama di daerah jawa timur yaitu Surabaya dan Banyuwangi. Konsolidasi yang dipimpin oleh Koordinator Komite Bersama Pemuda Mahasiswa Malang, Aldo Rizqi juga membahas strategi dalam pengawalan tersebut.

“Kami sudah melakukan pembagian tugas. Ada kawan-kawan yang terlibat langsung di Surabaya dan Banyuwangi untuk melakukan perjuangan bersama AMT,” kata Aldo.

Selain itu Komite juga berfokus di Malang untuk melakukan penggalangan dana dan propaganda-propaganda ke masyarakat secara umum. Itu semua menurut Aldo merupakan tugas dari pemuda mahasiswa yang sejati, yang harus turun ke rakyat secara langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi.

Dalam waktu dekat ini Komite Bersama Pemuda Mahasiswa Malang akan melaksanakan pembagian tugas yang disepakati di konsolidasi. Serta menyerukan dan mengajak agar semua rakyat Indonesia dapat terlibat dalam solidaritas terhadap perjuangan AMT. Solidaritas-solidaritas yang terjadi di berbagai daerah sangat diharapkan agar dapat meluas di semua kalangan, sehingga nanti dapat membentuk persatuan. Persatuan yang diwujudkan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran.

(Tim)

Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai

Pin It on Pinterest