FBTPI TERUS MELUAS HINGGA KE PELOSOK

AMT TANJUNG WANGI MEMBANGUN PERJUANGAN DAN PERSATUAN.

“Organisasi adalah wadah berjuang bagi kaum buruh. Kita jangan takut untuk berorganisasi, karena apa yang kita lakukan adalah tindakan mulia yaitu melawan kemungkaran. (Busairi ketua terpilih PK SBTPI-FBTPI AMT TBBM Tanjung wangi)”

Minggu malam, merupakan sejarah awal bagi kawan-kawan AMT Tanjung Wangi untuk menyusun kembali perjuangan dan persatuan. Kawan-kawan Tanjung wangi melakukan rapat umum yang di hadiri sekitar 50  orang. Rapat Umum ini juga di sepakati untuk menyusun kembali perjuangan AMT untuk merebut kesejahteraan dengan wadah FBTPI.

Mereka mengusung semangat pejuang Banyuwangi Wong Agung Wilis dan Rempeg Jagapati. Wong Agung Wilis dikenal berani menentang kebijakan VOC/Belanda, dengan melakukan tiga peperangan besar, yakni perang Ulu Pampang, perang Lateng, dan perang Banyualit selama tahun 1678 – 1781. Saat perang Banyualit inilah, Wong Agung Wilis terkepung namun tetap menolak ajakan perundingan dari VOC/Belanda. Sedangkan Rempeg jaga pati terkenal karena memimpin perang Bayu tahun 1771 yang mengakibatkan VOC rugi 8 ton emas. Para perwira VOC juga banyak yang tewas. Perang itu menjadi perang terbesar dalam sejarah yang dilakukan rakyat pribumi dalam melawan penjajah.

Semangat pahlawan Banyuwangi itulah yang menjelma dalam Rapat Umum AMT Tanjung Wangi Banyuwangi dalam merebut kesejahteraan. Kawan-kawan AMT Tanjung Wangi dengan kesungguhan hati mengikrarkan diri untuk membangun persatuan dalam perjuangan.

“Minggu malam senin adalah hari mulia. Hari dimana seorang penentang perbudakan maupun kemungkaran bernama Muhammad SAW dilahirkan, dan hari kebangkitan AMT Plumpang”. Nuratmo Ketua AMT Plumpang Jakarta

Malam itu akhirnya dibentuklah sebuah struktur FBTPI AMT Tanjung Wangi. Secara musyawarah yang demokratis, terpilihlah struktur Pimpinan Komisariat SBTPI-FBTPI AMT Tanjung Wangi sebagai berikut :

Struktur PK SBTPI-FBTPI PPN Banyuwangi
Ketua : Busairi
Wakil Ketua : Imron Rosidi
Sekretatis : Sonaji
Wakil Sekretaris : Lukman Hakim
Biro2 :
-Biro Pendidikan dan Propaganda : Syamsul Arifin
Staf : Ariadi pribowo
– Biro Pengembangan Organisasi : Rahmat Widodo
– Biro Dana dan usaha : Abdulrahman
Staf : Khoirul + Mujiyanto
– Biro Advokasi : Sugianto
Staf: Hadi Sunarso
– Biro Laskar
Feri Sugianto
Odi Irfandriono
Beni Wilianto

Dengan terpilihnya struktur tersebut, maka AMT Tanjung Wangi memulai perjuangannya. Tidak ada keraguan dan ketakutan lagi yang menyelimuti kaum buruh untuk berorganisasi dan berjuang.

Di Minggu malam senin itu juga AMT Tasik, Jawa Barat membentuk struktur organisasi FBTPI. Kawan-kawan Tasik juga tersulut untuk bersatu bersama seluruh AMT se Indonesia dan memperjuangkan kesejahteraannya.

Dalam perjuangan, disamping kaum buruh harus belajar teori dan keberanian. Memperluas barisan yang solid adalah syarat untuk meraih kemenangan. Maka kaum buruh yang ada dalam organisasi harus terdidik, terpimpin dan terorganisir.

Bersatu kita kuat, berjuang kita menang

Bangkit, Lawan, Hancurkan Tirani

Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai

Pin It on Pinterest