FBTPI Dukung Pemogokan Buruh PLTU Gunung Raja

PERNYATAAN SIKAP

FEDERASI BURUH TRANSPORTASI PELABUHAN INDONESIA (FBTPI)

“PERJUANGKAN HAKMU DAN LAWAN SEGALA BENTUK DISKRIMINASI”

Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) dengan rasa hormat sebagai kawan seperjuangan mendukung penuh mogok kerja yang dilakukan oleh Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia di wilayah PLTU Gunung Raja, Muara Enim Sumatera Selatan. Pemogokan ini merupakan upaya untuk menuntut kesejahteraan bagi kaum buruh dan keluarganya.

Mogok kerja ini Selain menuntut hak-hak dasar (normatif), mogok kerja di PLTU Gunung Raja, Sumatera Selatan juga mendesak perusahaan mengakhiri segala bentuk diskriminasi. Isu normatif di mogok kerja mulai 19 Juli 2017 itu di antaranya adalah pengangkatan menjadi karyawan tetap, upah lembur, serta fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja. Hak normatif ini sering dilanggar oleh pihak perusahaan. Hal itu menjadikan kaum buruh tertindas tanpa bisa mendapatkan kesejahteraannya.

Diskriminasi ini terjadi antara pekerja lokal dengan pekerja asing yang muncul dari berbagai bentuk mulai dari karir, fasilitas keselamatan kerja sampai upah. Hal tersebut sangat bertentangan dengan Undangan-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 6, bahwa di dunia kerja harus memperoleh perlakuan sama tanpa diskriminasi. Bukan berarti perjuangan yang dilakukan kawan-kawan adalah mengobarkan isu rasisme, akan tetapi kesetaran dalam hak sebagai klas buruh di mata hukum dan kemanusiaan.

Maka atas persoalan itulah, FBTPI mengambil sikap tegas mendukung penuh mogok kerja yang dilakukan oleh Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia di wilayah PLTU Gunung Raja, Muara Enim Sumatera Selatan. Karena FBTPI percaya bahwa setiap dukungan dan solidaritas adalah tambahan energi semangat dan kekuatan dalam memperjuangkan hak kaum buruh.

Untuk Itu, FBTPI menyatakan sikap untuk :

1. Mendukung penuh mogok kerja FSERBUK dalam memperjuangkan hak normatif buruh dan melawan segala bentuk diskriminasi

2. Menyerukan kepada seluruh anggota di basis FBTPI agar terus melakukan dukungan dan solidaritas terhadap mogok kerja FSERBUK

3. Menyerukan kepada seluruh gerakan Rakyat maupun masyarakat secara umum untuk mendukung pemogokan dan juga agar bersatu melawan segala bentuk penindasan

4. Menuntut kepada pemerintah setempat maupun pemerintah Indonesia agar memaksa perusahaan untuk tunduk dan mau menjalankan peraturan perundang-undangan dalam bidang ketenagakerjaan yang berlaku.

Ketua Umum FBTPI

Ilham Syah

Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai

Pin It on Pinterest