AMT Geruduk Disnaker Jatim

Surabaya — Ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) PT. Pertamina Patra Niaga (PPN) dari Depot Surabaya dan Banyuwangi melakukan unjuk rasa di depan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota surabaya dan Provinsi Jawa Timur, Senin 7 Agustus 2017.

Aksi yang dilakukan ini ditujukan kepada pihak Disnaker kota dan provinsi Jatim agar segera menyelesaikan permasalahan pelanggaran yang dilakukan pihak PT. Pertamina Patra Niaga (PPN) maupun vendor yang telah melanggar peraturan ketenagakerjaan.

Aksi unjuk rasa ini dimulai pukul 09.00 di depan kantor Disnaker kota surabaya. Dalam aksi ini perwakilan AMT melakukan perundingan dengan pihak Disnaker kota surabaya. perundingan yang berlangsung kurang lebih 2,5 jam ini tidak mendapatkan hasil yang berarti, dikarenakan pihak dari disnaker kota surabaya tidak transparan dalam menunjukan laporan mengenai izin operasional dan wajib lapor vendor.

Menurut Edy selaku koordinator lapangan dalam unjuk rasa ini menyampaikan bahwasannya Disnaker kota surabaya membuat rumit permasalahan ini, dengan tidak berani memberikan bukti fisik kepada kami perihal izin operasional dan wajib lapor vendor.

setelah mendapatkan hasil yang kurang memuaskan dalam perundingan dengan Disnaker kota surabaya, massa aksi langsung menuju ke Disnaker Provinsi Jawa Timur, dengan menuntut agar pihak disnaker provinsi segera melakukan pemeriksaan kepada vendor dan PT. PPN.

Pukul 12.43 perwakilan AMT melakukan perundingan dengan kepala Disnaker provinsi. Dalam perundingan tersebut kepala Disnaker provinsi menyampaikan bahwasanya Disnaker provinsi melalui bidang pengawasan sudah melakukan pemeriksaan dengan investigasi langsung kepada perusahaan PPN untuk memeriksa soal izin vendor yang dilimpahkan sebagian pekerjaan perusahaan kepada vendor serta memeriksa hak-hak normatif lainnya.

Afik selaku Departemen Advokasi DPP FBTPI memberikan penjelasan lebih mengenai hasil perundingan dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur. menurut afik hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan ditindak lanjuti oleh Disnaker provinsi Jawa Timur dengan akan dikeluarkannya nota pemeriksaan khusus tentang hubungan kerja, dan nota khusus tentang pemenuhan hak-hak normatif pekerja AMT. nota khusus tersebut akan dikeluarkan selambat-lambatnya pada tanggal 15 Agustus 2017.

Hasil tersebut memberikan harapan kepada AMT untuk terus melakukan pengawalan terhadap kasus ini, karena segala bentuk peraturan yang berlaku di negara ini sudah menyatakan bahwasanya pihak Pertamina Patra Niaga dan Vendor-vendornya telah melakukan pelanggaran terhadap hak-hak pekerja.

Aksi yang dilakukan oleh AMT surabaya dan banyuwangi di kantor Disnaker kota surabaya dan provinsi Jatim ini juga mendapat perhatian dari mahasiswa di Malang. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat melakukan aksi solidaritas di perempatan Veteran Kota Malang, Aksi yang mereka lakukan ini untuk ditujukan bagi perjuangan yang dilakukan oleh Awak Mobil Tangki.

Bagikan :

Mungkin Anda Menyukai

Pin It on Pinterest